Batu Bara – Guna meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian serta memperkuat aspek mental dan spiritual bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku menyelenggarakan kegiatan tausyiah keagamaan Islam yang dipusatkan di area Blok Wanita Lapas pada Selasa (3/11/2026).
Kegiatan pembinaan rohani yang dimulai pukul 10.00 WIB ini diikuti dengan penuh khidmat oleh sebanyak 31 orang warga binaan wanita. Pada kesempatan kali ini, kegiatan menghadirkan tiga orang penceramah wanita dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Batu Bara yang membawakan materi utama bertajuk “Keutamaan Dzikir sebagai Ibadah yang Termudah”.
Dalam pemaparannya, para ustadzah menyampaikan motivasi agar warga binaan senantiasa melisankan dzikir sebagai bentuk ibadah yang ringan namun memiliki keutamaan besar, sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta sumber ketenangan batin dalam menjalani hari-hari di dalam lapas.
Rangkaian acara berlangsung interaktif dengan diselingi sesi tanya jawab seputar tata cara amalan harian, sebelum akhirnya ditutup dengan pembacaan doa bersama serta lantunan sholawat yang menggugah ketenangan jiwa para peserta.
Secara terpisah, Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan, menekankan pentingnya sinergi dengan instansi eksternal seperti Kementerian Agama dalam mengoptimalkan pembinaan mental warga binaan.
“Tausiah keagamaan yang disampaikan oleh narasumber dari Kemenag Kabupaten Batu Bara ini merupakan wujud nyata perhatian kita terhadap pembinaan kerohanian warga binaan wanita. Kami berharap siraman rohani ini dapat memberikan ketenangan jiwa, memperkuat keimanan, serta memotivasi mereka untuk terus memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih bertakwa,” tegas Kalapas Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan.
Seluruh rangkaian kegiatan tausyiah keagamaan di Blok Wanita Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku tersebut berlangsung dengan aman, tertib, lancar, khidmat, dan kondusif.